Terima Kasih Atas Kunjungannya

Minggu, 27 Desember 2009

Selamat Natal 2009 & Tahun Baru 2010

Kita Butuh Pemimpin Bukan Pemimpi

Saya memcoba membuat artikel tentang Kepemimpinan, kiranya tulisan kami
bisa menjadi refrensi buat kita semua.

Bab I Apakah Anda Seorang Pemimpin ?
- Refrensi Kata Pemimpin dalam Alkitab adalah yaitu : Menjadikan Kita sebagai Kepala
- Sifat Pemimpin = Tidak Membeda - beda atau Netral

Kategori Seorang Pemimpin :
1. Menjadi Seorang Teladan
2. Dapat Berkomunikasi Baik dengan Siapa Saja
3. Mempunyai Kemampuan/Skil (dasar dari kemampuan meresponi & taat
serta rendah hati
4. Mempunyai Motifasi Yang Baik ( Yesaya 49 : 4 )
5. Memiliki Otoritas (Otoritas Yohanes 14 : 12, Amos 3 : 7)
6. Memiliki Strategi (Strategi salah satunya adalah Hikmat/Pengetahuan)
7. Mempunyai Kasih yang dari Tuhan
8. Pemimpin bukan milik seseorang
9. Mempunyai banyak waktu dengan Tuhan


Siapakah Pemimpin itu ?
- Dipilih secara khusus oleh Tuhan melalui berbagai cara

Bagaimana Mengenal Pemimpin Yang Terpilih ?
1. Memiliki Buah Pertobatan
2. Memiliki Buah Roh
3. Memiliki Visi & Misi
4. Dewasa Dalam Mengahadapi Masalah
5. Mau Belajar


Masih banyak lagi hal tentang pemimpin
Semoga ini bisa membuka wawasan kita tentang pemimpin bukan pemimpi

Minggu, 06 Desember 2009

U s u l

Kepada Yth
Badan Pengurus Pusat
Gereja Pantekosta Tabernakel
Di
S u r a b a y a , -

Salam sejahtera,
Dengan surat ini Saya Pdt. Berkat Kurniawan Laoli Selaku Anggota Musyawarah Besar GPT, sehubungan dengan semakin dekatnya pelaksanaan MUBES GPT yang Ke. VII Tahun 2010 menyampaikan usulan beberapa hal yang berkaitan dengan kegiatan Mubes GPT tersebut antara lain :
1. Mengusulkan agar Kepulauan Nias yang terdiri dari 5 (lima) Kabupaten/Kota antara lain Kabupaten Nias, Kabupaten Nias Selatan, Kota Madya Gunungsitoli, Kabupaten Nias Barat, Kabupaten Nias Utara, dijadikan menjadi 1 (satu) Koordinator Wilayah ( KORWIL ) terpisah dari Korwil I pada Mubes GPT Ke. VII 2010. Adapun Alasan Kami adalah :
a. Kepulauan Nias sekarang sudah terdiri dari 5 (lima) Pemerintah Kabupaten/Kota.
b. Letak Geografis Nias yang jauh dari daratan Sumatera Utara (medan) yang menyulitkan Kami untuk berkomunikasi, berfellowsip dan mengurus administrasi serta Korwil yang jarang datang ke Nias demikian juga sebaliknya kami jarang mengikuti kegiatan di medan karena jarak yang jauh dan membutuhkan dana besar.
c. GPT di Kepulaun Nias sekarang sudah berjumlah kurang lebih 130an Gereja dan Pendeta/Pendeta Muda anggota Mubes berjumlah kurang lebih 80an orang, yang kami perkirakan jumlah gereja di Nias jauh lebih banyak dari jumlah gereja GPT yang ada di Sumatera Utara, DKI Jakarta, Bekasi ( Jawa Barat ).
d. Gereja – gereja GPT di Kepulauan Nias mempunyai banyak persoalan tersendiri yang membutuhkan pembinaan dan perlindungan dari BPP GPT melalui Korwil yang kami usulkan dibentuk guna membantu/memudahkan pekerjaan BPP GPT di Kepulauan Nias.
e. Seiring dengan usulan kami tersebut diatas jika disetujui maka kami juga mengusulkan agar Korwil tersebut dapat di pilih atas musyawarah Pendeta/Pendeta Muda yang berdomisili di Kepulauan Nias. Termasuk juga Penetapan Korwil di daerah lain di Indonesia dapat dilakukan dengan cara yang sama
2. Dalam Pelaksanaan MUBES GPT Ke. VII 2010, kami juga mengusulkan agar Pemilihan Pengurus Pusat GPT Periode 2010-1015 dapat melibatkan seluruh anggota Musyawarah Besar GPT yang hadir pada saat itu dan dilakukan melalui sistim Demokrasi bukan melalui Tim Formatur agar peserta Mubes Terhargai kehadirannya pada Mubes tersebut. Tentu saja usul kami ini berpenguruh pada AD / ART GPT yang mengatur tentang perihal usul kami tersebut diatas, maka kami mengusulkan agar BPP membuat Surat Keputusan Khusus yang merujuk kepada usulan kami tersebut diatas.
3. Agar Panitia Penyelenggara Mubes GPT dapat dibentuk dan melibatkan Hamba – hamba Tuhan dari Utusan – utusan berbagai daerah. Maksud keterlibatan dari daerah adalah untuk mengetahui kebutuhan Gereja - gereja yang ada di daerah.
4. Diharapkan agar jika Panitia Mubes telah terpilih dapat menjaring nama – nama bakal calon pengurus BPP GPT dan mempublikasikannya kepada seluruh anggota Mubes sebelum Mubes berlangsung. Serta Khusus Bakal calon Ketum GPT diminta mempresentasikan Visi dan Misinya untuk memimpin GPT 5 (lima) tahun yang akan datang.,
5. Pada Mubes GPT yang Ke. VII 2010 kami mengusulkan agar diberi kesempatan untuk membahas AD / ART , dibeberapa bagian Pasal yang membutuhkan perbaikan sebagaimana mestinya sesuai dengan kebutuhan GPT sekarang ini. Bila perlu pelaksanaan Mubes diberi waktu selama 2 (hari) pelaksanaan sidang agar kita mempunyai banyak waktu untuk bermusyawarah.
Adapun Alasan tersebut diatas penting untuk dibahas karena beberapa pasal dalam AD/ART GPT setelah kami baca ditemukan beberapa hal yang kurang dan memerlukan revisi untuk menyesuaikan Organisasi kita dengan perkembangan yang ada sekarang, antara lain :
- Pengaturan Jabatan BPP yang tidak jelas yaitu seorang pejabat berapa periode pejabat tersebut boleh menduduki jabatan tersebut.
- Syarat – syarat menjadi BPP
- Pemisahan Jabatan Komisaris dengan Korwil
- Dll
6. Kami juga meminta agar KEUANGAN GPT yang di pegang oleh BPP dapat dilaporkan secara terperinci baik Uang Masuk dan Uang Keluar serta saldo Kas, sebelum masa jabatan Pengurus BPP GPT 2005-2010 berakhir.
7. Agar Pengusulan Pengangkatan Pendeta Muda dapat dilaksanakan melalui satu proses yang ketat agar menghasilkan para pelayan yang berwibawa dan berkwalitas.
Menyadari bahwa usulan kami tersebut atas merupakan sesuatu yang tidak biasa dan untuk mewujudkannya membutuhkan komitmen yang besar dari seluruh Elemen Peserta Mubes GPT yang ada di Indonesia demi perkembangan GPT dimasa yang akan datang serta untuk kemuliaan Nama Tuhan Yesus Kristus Mempelai laki – laki surga yang mengasihi kita.
Demikianlah Usul ini kami sampaikan kiranya Tuhan memberi kekuatan kepada BPP GPT untuk dapat mengemban tugas yang mulia ini terlebih – lebih dalam mempersiapkan Mubes GPT Ke. VII yang dilaksanakan pada tahun 2010 di Surabaya, atas perhatianya kami ucapkan terima kasih. Tuhan memberkati

Salam dan Doa
Dari



PDT. BERKAT K. LAOLI

Kamis, 23 Juli 2009

AD Pasal III Poin 3 Tujuan Organisasi GPT Mengadakan Lembaga - Lembaga Pendidikan & Sosial

AD ART Pasal III Poin 3 Tujuan Organisasi GPT Mengadakan Lembaga - Lembaga Pendidikan & Sosial, dalam pasal ini menurut pemantauan kami, GPT sama sekali belum mempunyai Lembaga Pendidikan terlebih sosial yang kita dimiliki secara syah atas nama organisasi GPT padahal Pendiri GPT telah mengamanatkan kepada kita ( BPP )untuk melaksanakan hal ini namun sampai sekarang itu belum terjadi.
Jika saya melihat hal ini maka ada beberapa hal yang perlu kita cermati antara lain :
1. BPP GPT yang terpilih sekarang ini maupun pengurus yang lalu - lalu tidak mempunyai sumber daya yang cukup untuk melakukan Pasal III dari Anggaran Dasar GPT.
2. BPP GPT tidak mau menyadari kekurangan mereka tersebut.
3. BPP GPT juga tidak mau memberdayakan / mengadopsi lembaga - lembaga pendidikan yang didirikan oleh Jemaat - jemaat GPT yang ada di daerah.
4. Tidak mau tahu / tidak peduli
5. Lembaga Sosial ini juga harus dijabarkan maksud dan tujuannya, apakah berguna kedalam atau keluar, kegunaannya.

Salah satu contoh kasus mengenai kurangnya rasa sosial kita (GPT) adalah ketika terjadinya Tsunami dan gempa di NIas pada Desember 2004 dan 28 Maret 2005, sama sekali BPP GPT tidak memperhatikan NIas pada saat itu, malah pasca gempa tersebut BPP Menciptakan Masalah baru di NIas dan samapai saat ini belum ada penyelesaian yang jelas dari BPP GPT, Komisaris I dan Korwil I Sumbagut. yang ikut bertanggung jawab atas masalah di NIas.

Adapun Solusi yang perlu kita benahi adalah :
1. JIka Mubes yang akan datang kita harus betul - betul memilih Pengurus BPP GPT yang bisa menjalankan Roda Organisasi
2. Kita perlu membentuk satu Departemen yang menangani Lembaga Pendidikan & Sosial yang tentunya berada dibawah pengawasan salah satu Ketua BPP GPT
3. Lembaga - lembaga pendidikan yang didirikan oleh jemaat - jemaat GPT harus diperhatikan dan di bantu oleh BPP GPT
4. Standar Pendidikan harus ditentukan.

Dan banyak hal lagi yang perlu dibenahi di AD kita terutama Pasal III.
Terima kAsih

Selasa, 16 Juni 2009

TUJUAN

Salam,

Saya mengajak para Senior – senior saya dan teman – teman saya yang sedang melayani di GPT sekarang, untuk membaca sesaat dan meneliti kira – kira apa yang perlu di reformasi dalam AD / ART GPT yang saya tampilkan dalam blog ini dan mari kita mencoba memberikan buah pikiran yang tentunya, bertujuan baik dan membangun.

Semoga saja BPP GPT yang masih menjabat juga dapat melihat blog ini dan memberikan saran serta pendapatnya.

Dan dalam blog ini juga saya akan menuliskan beberapa saran - saran peserta Mubes yang pernah diajukan pada saat Mubes GPT Ke. IX dan Ke. X, yang sampai sekarang kalau dipresentasikan maka yang sudah terlaksana adalah hanya kira – kira 10 % saja dari usul tersebut.

Dengan tujuan agar kita dapat mendiskusikannya serta memberikan saran dan solusi yang tepat. GBU



AGGARAN RUMAH TANGGA GPT






AGGARAN DASAR GPT




SK DEPAG RI Tentang GPT









Jumat, 12 Juni 2009

K E R I N D U A N

Berawal dari kerinduan secara personal dan shering dengan teman - teman lainnya baik yang ada di nias dan teman - teman alumni yang sama - sama melayani di gpt, maka tercetuslah dalam hati kerinduan untuk tulisan yang saya salurkan melalui blog ini dan saya beri judul " reformasigpt"
Mungkin kita berkata " yang benar aja!!! di dalam tubuh gpt semuanya baik - baik aja ", ya itulah yang kelihatan tapi realitas yang sebenarnya berkata lain, kalau saya mau istilahkan (ada sesuatu yang terselubung) bahkan ada yang berpendapat lain " itu bukan terselubung lagi tapi, sudah menjadi konsumsi publik dalam artian teman - teman diluar gpt sendiri juga tahu tentang hal ini ".
Bahkan ada yang berkata lebih extrim lagi " ini mah sudah kronis penyakit organisasi kita ", mungkin beberapa pendapat diatas ada yang benar dan ada yang tidak. Tapi terlepas dari pendapat tersebut maka saya secara pribadi mengatakan kalau kita harus mereformasi organisasi kita dalam artian strukturnya dan perangkat pendukung struktur tersebut adalah ( AD / ART organisasi gpt ).
Saya secara pribadi melayani di gpt sejak tahun 1998 dan diangkat menjadi pdm pada tahun 2000 dan menjadi pdt pada mubes 2005 yang lalu, dan sekarang melayani di gpt jemaat kristus umbu - nias.
sejak melayani di gpt saya banyak diberkati terutama dalam pengajaran tabernakel dan kabar mempelai.
Terlepas dari pelayanan yang saya tekuni di gpt sejak tahun 1998, banyak hal yang menurut saya gpt mangalami staknasi di bidang pelayanan organisasi. Saya tidak tahu apakah fakta yang saya alami juga dialami oleh temam - teman sesama pelayan di gpt di berbagai pelosok indonesia ???
Beberapa contoh kasus yang terjadi di wilayah pelayanan di nias, adalah berkurangnya jumlah gereja yang sudah pernah berdiri (pindah keorganisasi lain atau bubar sama sekali ). Dan dari pengalaman itu semua sama sekali tidak ada tindakan ataupun upaya menyelamatkan jemaat serta aset gereja tersebut dari pimpinan tertinggi gpt yang berada di surabaya, bahkan kalau saya berani menantang pengurus pusat gpt di surabaya bahwa mereka sama tidak punya data akurat tentang jumlah gereja gpt nias yang aktif dan tidak aktif lagi, dan yang lebih parah lagi ada anggota majelis besar gpt yang ada di nias sudah tidak melayani lagi saya yakin pimpinan pusat gpt tidak tahu tentang hal ini dan siapa - siapa aja mereka itu. Dan jika kita bertanya kepada rumput yang bergoyang kenapa itu terjadi maka ia akan diam ?????
Saya berharap dalam mubes gpt yang akan dilaksanakan pada tahun 2010 tahun depan akan menghasilkan sesuatu yang berguna untuk gpt.
Dan melalui Blog ini saya akan mencoba memberikan ide tentang beberapa hal yang mungkin bisa menjadi masukan bagi peserta mubes tahun 2010.
Semoga